PENDAMPINGAN UMKM CITRA OLEH-OLEH LAMPUNG DALAM PENGUATAN KELAYAKAN USAHA
Keywords:
UMKM, Kelayakan bisnis, Proyeksi keuangan, Analisis investasi, Literasi keuanganAbstract
Pelaksanaan kegiatan pelayanan ini bertujuan untuk menilai kelayakan usaha UMKM PT Citra Oleh-Oleh Lampung menggunakan analisis keuangan berdasarkan proyeksi laba rugi. Selama proses pendampingan, tim membantu dalam penyusunan laporan keuangan, mengidentifikasi sumber pendapatan dan biaya, serta menyusun proyeksi laba rugi sebagai dasar penilaian kelayakan usaha. Evaluasi keuangan dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti biaya investasi, biaya operasional, estimasi pendapatan, dan pengeluaran, serta menggunakan indikator seperti Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Profitability Index (PI) untuk menentukan kelayakan investasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa setelah menerima pelatihan dan pendampingan, pelaku UMKM mampu membuat laporan keuangan dan proyeksi laba rugi secara mandiri. Berdasarkan analisis proyeksi dan indikator kelayakan, usaha PT Citra Oleh-Oleh Lampung dianggap layak dijalankan karena memenuhi persyaratan kelayakan keuangan. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan manajerial para pelaku UMKM, sehingga mereka dapat mendukung keberlanjutan dan pengembangan bisnis di masa depan.
Downloads
References
. Manjaleni, R. (2024). Implementasi studi kelayakan bisnis untuk pengembangan usaha pada HK Farm. (Nama jurnal atau penerbit tidak dicantumkan di naskah).
. Rangkuti, F. (2012). Studi kelayakan bisnis dan investasi. PT Gramedia Pustaka Utama. Sugiyono. (2017). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
. Sukmawati, H., & Nasution, F. Z. (2019). Analisis kelayakan bisnis syariah pada usaha mikro tempe. Jurnal Ekonomi Syariah, 4(1).
. Susilo, J. H., & Agustino, M. H. (2023). Implementasi studi kelayakan bisnis untuk peningkatan kualitas usaha. Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo, 7(1).
. M. Rumbayan and R. Rumbayan, “Feasibility Study of a Micro Hydro Power Plant for Rural Electrification in Lalumpe Village, North Sulawesi, Indonesia,” Sustainability, vol. 15, no. 19, Art. no. 14285, Sep. 2023, doi: 10.3390/su151914285.
. T. Fujimoto and K. Kagohashi, “Community-Led Micro-Hydropower Development and Landcare: A Case Study of Networking Activities of Local Residents and Farmers in the Gokase Township (Japan),” Energies, vol. 12, no. 6, Art. no. 1033, 2019, doi: 10.3390/en12061033.
. K. Kumar and S. Saini, “A review on operation and maintenance of hydropower plants,” Sustainable Energy Technologies and Assessments, vol. 52, 2022, Art. no. 101704, doi: 10.1016/j.seta.2021.101704.
. N. Rospriandana, P. J. Burke, A. Suryani, M. H. Mubarok, and M. A. Pangestu, “Over a century of small hydropower projects in Indonesia: a historical review,” Energy, Sustainability and Society, vol. 13, Art. no. 30, Aug. 2023, doi: 10.1186/s13705-023-00408-1.
. M. Saunila, “Innovation capability in SMEs: A systematic review of the literature,” Journal of Innovation & Knowledge, vol. 5, no. 4, pp. 260–265, 2020, doi: 10.1016/j.jik.2019.11.002.
. A. Telukdarie, T. Dube, P. Matjuta, and S. Philbin, “The opportunities and challenges of digitalization for SME’s,” Procedia Computer Science, vol. 217, pp. 689–698, 2022, doi: 10.1016/j.procs.2022.12.265.
. M. Kgakatsi, O. P. Galeboe, K. K. Molelekwa, and B. A. Thango, “The Impact of Big Data on SME Performance: A Systematic Review,” Businesses, vol. 4, no. 4, pp. 632–695, 2024, doi: 10.3390/businesses4040038.
. D. T. Parra-Sánchez and L. H. Talero-Sarmiento, “Digital transformation in small and medium enterprises: a scientometric analysis,” Digital Transformation Studies / Emerald (article code DTS-06-2023-0048), 2024, doi: 10.1108/DTS-06-2023-0048.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nemui Nyimah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
