Edukasi Pemanfaatan Sampah Organik Rumah Tangga Untuk Dijadikan Eco Enzyme di Pemukiman Kebon Bibit Kelurahan Hajimena, Lampung Selatan
DOI:
https://doi.org/10.23960/nm.v5i2.207Keywords:
Sampah organik, eco enzyme, pemukiman Kebon BibitAbstract
Di Indonesia secara umum menunjukkan bahwa sampah organic merupakan komponen terbesra pada timbulan sampah. Masalah yang terjadi adalah sampah ini terjadi pencampuran antara sampah organik dan non organik lalu dibuang begitu saja pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Kondisi tersebut juga terjadi pada Pemukiman Kebon Bibit, Kelurahan Hajimena, Lampung Selatan. Pada pemukiman tersebut, sampah organik masih bercampur dengan sampah anorganik dan langsung diangkut ke TPA tanpa proses pengolahan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik pada level rumah tangga dengan mengubahnya menjadi eco enzyme. Metode pelaksanaan meliputi survei awal untuk identifikasi permasalahan, perancangan materi edukasi, sosialisasi, praktik langsung pembuatan eco enzyme, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Kegiatan diikuti oleh 12 peserta yang berasal dari Pemukiman Kebon Bibit dan melibatkan perwakilan PUPR Lampung Selatan. Praktik pembuatan eco enzyme dilakukan menggunakan perbandingan bahan 1:3:10 (gula merah:bahan organik:air) dengan bahan organik berupa kulit buah. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 6 pada pretest menjadi 7,5 pada posttest. Kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik serta memberikan alternatif pengolahan sampah yang ramah lingkungan dan berpotensi bernilai ekonomi
Downloads
References
Almeisa K., Surdin., Hadini, L. A., Kasmiati S. 2024. Dampak Keberadaan Tempat Pembuangan Akhir Terhadap Kondisi Lingkungan Masyarakat. Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi. Volume 9 No. 3 Juli 2024 p-ISSN: 2477-8192 dan e-ISSN: 2502-2776.
Caesar D. L., Ulfa M., Mayari D. P., Dewi E. R., 2024., Kajian Pengolahan Sampah Organik Untuk Mengurangi Timbulan Sampah di Kabupaten Kudus. (J-KESMAS) Jurnal Kesehatan Masyarakat 152 | Page Vol. 10, No. 2, November 2024, Halaman 152-164 e-ISSN: 2541-4542. DOI: 10.35329/jkesmas.v10i2.5910
Fajri I., A., Alvis P. A., Rahmi S., Sari D. P., Karlinda A. E., 2024. Mengenal Pengolahan Sampah Organik Menjadi Eco Enzyme di Kampung Tematik Kelurahan Andalas. Community Development Journal. Vol.3, No.2Juni2022,Hal.948-951.
Firja M., Fauzy A., Ratnasari D., Monika F., Nurcahyono, J., Meybira K., Sari L., N., I.., 2024., Produksi Eco-Enzyme dengan Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Untuk Larutan Pembersih Serbaguna dan Pupuk Tanaman. Abdimas Indonesian Journal. Vol 4 No 2 (2024).
Ningsih A. P., Samosir A. G. M., Hidayatullah B. S., 2023. Producion of Eco Enzyme From Fruit Peels as An Effort to address Organic Waste Management Issues in Indonesia. JBIO: jurnal biosains (the journal of biosciences). Vol. 9No. 2. Agustus, 2023.
Permadanta P. A. N. K., Pandit I., G., S., Cahyawati P., N., Lestarini A., 2023. Studi Literatur Potensi Penggunaan Eco Enzyme Sebagai Alternatif Tata Laksana Kimiawi Pada Limbah Pemindangan. Jurnal Education and Development. Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Stientje., Muharram F., Sahani W., 2025. Pemanfaatan Eco Enzyme Untuk Mendegradasi Kadar BOD Dan COD Pada Air Limbah Industri Tahu. Vol 25 No 1 (2025): Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat.
Wijaya S. P., Ainun S., Permadi D. A., 2021. Methane Emission Estimation and Dispersion Modeling for a Landfill in West Java, Indonesia. Journal of the Civil Engineering Forum, September 2021, 7(3): 239-252 DOI 10.22146/jcef.62824
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nemuy Nyimah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
